DPRD Dorong Lembaga Pendidikan Tambahan Jam Pelajaran Bahasa Asing

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Meningkatkan kemampuan berbahasa asing sebagai investasi jangka panjang bagi Sumber Daya Manusia (SDM)  lokal di daerah yang menjadi tujuan wisata sangat diperlukan. Menurut Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi P Mangunsong, ini menjadi langkah penting dalam menjawab tantangan Pariwisata Kabupaten Berau yang semakin berkembang.

 

“Dari pertimbangan itu kami mendorong agar Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Pendidikan menambah waktu pembelajaran Bahasa Inggris di tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Maratua,” ungkap Rudi baru-baru ini dikantor Dewan Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Sei Bedungun.

 

Menurut  Rudi, kebijakan ini akan menjadi bekal penting bagi generasi muda agar mampu beradaptasi dengan perkembangan sektor pariwisata yang pesat di kawasan tersebut. Apalagi Maratua ini daerah tujuan wisata tentu sangat diperlukan SDM pendukung.

 

“Anak-anak kita di sana harus disiapkan sejak dini, bukan hanya memahami teori, tapi juga mampu berkomunikasi langsung dengan wisatawan asing yang datang. Jangan sampai mereka hanya bisa berkata yes, no, dan how are you saja,” tambah Rudi.

 

Selain lewat jalur pendidikan formal, Rudi juga mengusulkan agar Dinas Pariwisata menggandeng pengelola Resort di Maratua untuk turut berperan dalam penguatan kemampuan bahasa asing bagi pelajar.

 

“Bila memungkinkan kami harap bisa melalui kegiatan ekstrakurikuler, les, atau bimbingan belajar khusus bahasa asing. Dana CSR dapat dimanfaatkan untuk itu. Ini bukan hanya soal pendidikan, tapi juga investasi jangka panjang bagi SDM lokal Maratua,” tegasnya.

 

Masih dalam penjelasannya Rudi P Magunsong mencontohkan daerah wisata seperti Lombok dan Bali, di mana anak-anak usia sekolah sudah terbiasa menggunakan bahasa asing karena lingkungan yang memang mendukung interaksi langsung dengan wisatawan.

 

“Dari hal itu memberikan gambaran jelas, kalau daerah lain bisa, kenapa Berau tidak? Ini waktunya kita menyiapkan SDM yang tidak hanya ramah, tapi juga cakap berkomunikasi dengan wisatawan internasional,” katanya.

Di samping itu penguatan bahasa asing di sekolah akan berdampak besar terhadap masa depan Kabupaten Berau, terutama di Maratua yang kini menjadi salah satu destinasi unggulan Kalimantan Timur. (sep/FN/Advertorial)